Dan Pada Akhirnya…

Finally, the awaited day has arrived! I celebrate graduation with mixed emotions. I’m extremely delighted to have graduated with a cum laude, yet also saddened by the fact that me and my beloved friends, have to part ways. Each and every one of us will continue our life and sadly, we won’t be seeing each other for long time.

Selama satu setengah tahun saya menghabiskan waktu bersama hiruk pikuk kehidupan kampus. Banyak sekali kenangan indah yang saya lalui dengan teman-teman tercinta. Mulai dari hal-hal yang serius hingga hal-hal konyol yang membuat kami lupa bahwa kami adalah mahasiswa S2, hehehe…

IMG_20140820_145156

Masa-masa awal kuliah, semua mahasiswa diwajibkan mengikuti matrikulasi. Kalau tidak salah ini matrikulasi metode peneliian. Dosennya diurutan kelima dan keenam dari kanan. Masih mirip mahasiswa ya, hehe…

 

20150314_074256

Alhamdulillah, selama belajar kita sempat melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ke sekolah-sekolah yang ada di sekitar lingkungan kampus, jadi ilmunya nggak dimakan sendiri 🙂 Nggak usah repot-repot cari saya di dalam foto ini, dijamin nggak bakalan ketemu karena saya yang tukang fotonya.

 

IMG_0710

Bapak Budi adalah salah satu dosen favorit saya. Beliau mampu mentransfer ilmunya kepada mahasiswanya dengan sangat baik. Padahal kuliah yang dia berikan adalah Sistem Dinamik. Kebayang kan betapa sulinya mata kuliah ini. Ibaratnya kalau pas belajar ini cuma bawa otak setengah, kia bisa gila, hehe… Salah satu kebiasaan beliau pada saat mengajar adalah membawa kamera SLR dan di akhir kelas dia pasti akan jeprat-jepret kami sekelas. Katanya untuk penilaian.

 

IMG_20150309_222934

Ini adalah pengalaman kami bernyanyi (dengan suara pas-pasan, pastinya) yang disaksikan oleh ribuan pasang mata dari Aceh – Papua di acara Rakornas BNPB di Jakarta. Banyak banget hal-hal lucu saat kami latihan untuk mempersiapkan penampilan ini. Ah, I’ll never forge it! 😀

 

IMG_0475

Salah satu kegiatan kampus, kunjungan ke Dittopad. Saya merasa bersyukur banget dengan adanya kegiatan ini karena pas banget dengan masalah penelitian yang saya angkat, yakni wahana tanpa awak (alias drone/UAV) jadi bisa tahu lebih banyak tentang teknologi satu ini.

 

IMG-20141112-WA0004

Surprise dari teman-teman kelas di ulang tahun saya yang ke-24. Really moved! Ini adalah tradisi di kelas Manajemen Bencana Cohort 5, di mana jika ada yang berulang tahun, itu berarti bakalan ada tiup-iupan lilip dan coel-coelan fla kue, haha…

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Sempet-sempetnya “melarikan diri” di Hongkong menikmati suana malam di sana, saat yang lainnya lagi transit di bandara. Kalau inget kejadian ini suka ketawa sendiri. Kita cuma punya modal nekat buat jalan-jalan kompak. Berpacu dengan waku biar nggak ketinggalan pesawat. Biar nggak ada yang hilang, kia bikin semacam patokan yakni bendera merah putih. Jadinya, berasa satu induk ayam mengiringin sembilan anak-anaknya deh.

 

IMG_3004

Dari sekian banyak mahasiswa Unhan, ketemu juga urang-urang minang di sini, sekelas pula! Hehehe.. Uni Iil, Uni Neni, Uda Dasril. Foto kece ini diambil saat kegiatan Upacara 17 Agustus di Kedubes RI untuk Tiongkok saat KKLN ke Tiongkok, China.

IMG_20150812_142722

Mau lihat wajah-wajah cerah sehabis ujian proposal? Lihatlah wajah-wajah cerah kami! Hohoho..

 

IMG_20150806_003724

Ada keseruan tersendiri saat mempersiapkan proposal penelitian bersama teman-teman. Kebetulan dosen pembimbing saya dan mereka sama, jadinya kita kompakan buat belajar bareng. Begadang, siapin snack buat kampung tengah kalau-kalau dia minta makan, dan kamar saya seperti kapal petjah…

IMG_20151122_165918

Di sela-sela tesis, ada satu tugas lain yang harus diselesaikan yakni penelitian prodi. Dan rumah Ibu Kaprodi menjadi base camp kami. Hehehe… I’m glad to be a part of it.

 

11223516_10204738459047128_7343984554057539681_o

Gathering satu kelas di Kebun Raya Bogor sambil tuker-tukeran kado juga. Ada yang dapet payung, handuk, tumbler, tempa sampah, syukuuur saya dapet jam tangan, hahaha..

 

IMG_20160316_095150

Huaa.. this moment… yeah.. this moment! Satu jam yang dilewati dengan sempurna. Foto ini diambil sesaat setelah sidang tesis. Alhamdulillah sidangnya berjalan dengan lancar, meskipun salah satu pembimbing saya tidak dapat hadir. Dari kiri: Kolonel Sus Drs. Khaerudin, MM., Dr. Sutopo Purwo Nugroho, M.Si., APU., saya, Kolonel Laut (KH/W) Dra. Christine Sri Marnani, M.A.P., Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. Thank you very much untuk Kolonel Lek. Dr. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, S.T., M.T, selaku pembimbing kedua yang telah banyak memberikan arahan dan pemikiran-pemikiran cerdasnya, tidak hanya untuk tesis saya, tapi juga untuk pola pikir saya. To be honest, I enjoy every moment when we discuss, Sir.

 

IMG_20140105_191125

Tesis yang saya kerjakan dari nol hingga menjadi seperti ini. Saat itu benar-benar kerja keras. Kerja keras memperoleh data, kerja keras menemui para informan, apalagi kerja keras melawan malas. I ENJOY THE PROCESS 🙂

12967278_10208036959235562_2648008397810678336_o

Foto bareng Ibu Kaprodi kece sehabis penutupan pendidikan di auditorium kampus

Dan pada akhirnya… saya wisuda, sodara-sodara!

IMG_20140104_184704

Saat prosesi wisuda di Aula PMPP – Kamis, 14 April 2016

 

13041140_1293448667351963_1668018743321383094_o

Wisuda lalalalala….

 

IMG_20140104_212232

Orang tuaku tersayang. Alhamdulillah, di usia mereka yang semakin bertambah saya masih bisa memberikan hadiah istimewa ini kepada mereka, meskipun belum berupa uang apalagi tahta. Mereka juga tidak muluk-muluk minta ini itu kepada saya, yang penting dapat pekerjaan yang halal, menikah, dan ngasih cucu, hihihi..

 

IMG_0927

Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi selain mengucap syukur kepada Tuhan yang telah memberikan saya kesempatan untuk kuliah di kampus ini. Seneng banget rasanya dapat mengenakan almamater merah marun ini. Alhamdulillah.

Well, well, wisuda bukanlah akhir dari segalanya. Seperti kalimat klasik yang sering diucapkan para wisudawan wisudawati, perjuangan bukan berakhir di sini, tapi perjuangan dimulai dari sini. Nggak terasa tanggung jawab pun semakin bertambah karena telah ada dua gelar di belakang nama. Semoga terus bisa move on dari yang baik ke lebih baik lagi.

Anyway, untuk ibu, bapak, kakak, abang, dan teman-temanku di kelas MB Cohor 5, I’ll miss you guys, semoga kita semua dapat menjalani kehidupan dengan sukses. Terima kasih atas sharing dan pengalaman yang telah kalian berikan kepadaku. Semoga ibu bapak yang TNI/PNS cepet naik jabatan, yang belum bekerja cepet dikasih kerjaan, yang sudah merid cepet dikasih momongan, yang belum merid cepet dikasih jodoh, dan yang belum punya pacar, kasian deh lo! hahaha… []

dilanovia 24042016 18:24

Pengalaman Mengikuti SKSD Kementerian Sosial 2015 #1

SKSD Kemsos 2015

Ini adalah pengalaman survey yang sangat berharga bagi saya. Banyak banget pengalaman yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan ini. Baik ilmu baru, teman baru, dan yang pasti menginjakkan kaki di tempat-tempat baru. Belum lagi saya bisa mengetahui bagaimana kondisi kehidupan masyarakat di berbagai daerah di Provinsi Riau. I absolutely happy bisa lolos seleksi dalam kegiatan ini. Thank God!

Awal mula saya mengikuti ini karena diajak oleh salah seorang teman kampus. Honestly, I don’t expect too high agar bisa lolos, apalagi saat itu saya sedang disibukkan dengan urusan proposal tesis, kegiatan kampus ke Tiongkok, belum lagi pindahan dari mess ke kos. Bisa dibilang mendaftarkan diri saat itu hanya coba-coba-mudah-mudahan-lolos. Yah, kalau nggak lolos juga nggak apa, berarti belum rezeki.

Saya pun mendaftarkan diri sebagai pewawancara. Sebenarnya, pada kegiatan ini ada dua jenis pendaftaran, baik sebagai pewawancara maupun ketua tim. Yeah, you know what, kalau mau mendaftar sebagai ketua tim, kamu harus memiliki pengalaman survey yang banyak, serta persyaratan lain yang of course I don’t have it.

Well, saya pun mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh secara online di puslit.kemsos.go.id. Ada tiga bagian yang harus diisi dalam formulir tersebut, mulai dari identitas (informasi diri dasar), pengalaman survey, serta penguasaan komputer (mampu/tidak mampu). More

Goa Pindul, Mahakarya Alam yang Tanpa Cela

I just can say “WOW” when I first came to this place. Keindahannya, keeksotisan viewnya, keramahan orang-orang di sana,  semuanya mix jadinya satu paket komplit yang awsome banget. Mengunjungi Goa Pindul itu rasanya seneng banget. Nggak hanya senang-senang yang kita dapat, tapi juga kebersamaan dan kesederhanaan. Dari camp menuju goa, saya dan teman-teman berjalan kaki. Kami dan dua orang guide jalan “kaki ayam” alias tidak menggunakan sandal. Tektur tanah yang berbatu awalnya membuat kaki ini sakit, tapi dari sanalah rasanya nikmat perjalanan itu bermula.

Well, Goa Pindul merupakan goa dengan keindahan yang luar biasa. Untuk menikmati keindahan goa ini, kita harus menyusuri sungai bawah tanah yang berada di goa tersebut. Menyusuri sungai dengan menggunakan pelampung atau ban merupakan hal yang sangat menyenangkan.

Camp menuju goa pindul. Di sini saya dan teman-teman membeli "paket" perjalanan menyusuri goa. Paket sudah include dengan life jacket, ban pelampung, dan dua orang guide

Camp menuju goa pindul. Di sini saya dan teman-teman membeli “paket” perjalanan menyusuri goa. Paket sudah include dengan life jacket, ban pelampung, & dua orang guide

Gerimis yang menambah eksotisnya perjalanan kami

Gerimis yang menambah eksotisnya perjalanan kami 😀

Yuk... diangkat.. diangkat.. bannyaaa.. Semangat!

Yuk… diangkat.. diangkat.. bannyaaa.. Semangat!

DSC_0036

Sampai sudah ditempat tujuan. Tempat di mana petualangan goa pindul di mulai

DSC_0042

Eit, sebelumnya kami mendengarkan intruksi dari salah seorang guide dulu

DSC_0047

and…. floating! Menuju ke dalam goa 😀

Eksotisnya tiada tara. Semua terpaku melihat mahakarya yang indah ini

Eksotisnya tiada tara. Semua terpaku melihat mahakarya yang indah ini

It's really really beautiful. Apalagi ada sekawanan kelelawaryang bertengger di atas goa. Awesome!

It’s really really beautiful. Apalagi ada sekawanan kelelawaryang bertengger di atas goa. Awesome!

dan sampailah di penghujung goa

dan sampailah di penghujung goa

DSC_0131

Setelah tiba di perairan yang dangkal, kami menceburkan diri. Airnya dingin bingiiiiit

DSC_0143

Perjalanan menyusuri goa pindul pun usai 🙂

More

Indahnya Penangkaran Penyu di Pantai Penyu Pariaman Sumatera Barat

Mungkin masih banyak wisatawan yang tidak mengetahui lokasi wisata edukatif yang satu itu. Biasa disebut Pantai Penyu, selain dijadikan salah satu destinasi wisata di Kota Pariaman, pantai ini juga dijadikan tempat penangkaran penyu. Mulai dari telur hingga induk-induk penyu ada di sini. If you were here, kamu akan ditakjubkan dengan keberadaan satwa yang dilindungi ini. Tubuhnya berukuran besar dan sangaaaat berat http://eemoticons.net

Selamat datang di Konservasi Penyu Kabupaten Pariaman :D

Selamat datang di Konservasi Penyu Kabupaten Pariaman 😀

Konservasi Penyu Pantai Penyu Pariaman Sumbar (1)

Lokasinya di Jalan Syeh Abdul Arif Desa Apar Kecamatan Pariaman Utara, Sumatera Barat. Lokasinya sangat mudah dijangkau http://eemoticons.net

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (8)

Suasana halaman konservasi penyu yang asri

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (10)

Tamannya begitu bersih dan tertata rapi

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (6)

Pemandangannya langsung menghadap laut

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (9)

Pemandangan yang begitu memanjakan mata 🙂

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (1)

Naaah, ini penyunyaa 😀

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (14)

Ada tiga jenis penyu yang ada di sini. Ini Penyu Lekang

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (2)

Kalau yang ini Penyu Sisik, usianya lima tahun lho..

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (3)

Ini Penyu Sisik (kiri) dan Penyu Hijau (kanan)

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (12)

Lucunya anak-anak penyu (tukik) yang baru berusia 1-2 minggu 🙂

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (13)

Nah, ini anak penyu berusia 2 bulan

konservasi penyu pantai pariaman sumbar (4)

Tempat penetasan telur-telur penyu. Telur penyu dapat menetas 2 minggu hingga 2 bulan

Pemerintah Kota Pariaman mulai melakungan pengembangan tempat penangkaran penyu. Nah, setelah tempat ini rampung, penyu-penyu berukuran besar dipindahkan ke tempat ini

Pemerintah Kota Pariaman mulai melakungan pengembangan tempat penangkaran penyu. Nah, setelah tempat ini rampung, penyu-penyu berukuran besar dipindahkan ke tempat ini

Fakta Tentang Penyu

  • Penyu termasuk binatang langka di dunia
  • Penyu dapat bertelur ketika berusia 25 tahun lebih
  • Pemeraman telur penyu berkisar seminggu hingga dua bulan
  • Penyu dapat berusia hingga ratusan tahun
  • Di tempat penangkaran penyu, air harus diganti setiap hari
  • Penyu dapat stres jika dipegang

**Taken by Oppo R821 (Find Muse)

dilanovia 20:05 22112013

Traveling to Mentawai Island (West Sumatera) -The Wish-

I WANT TO GO TO MENTAWAI!

I WANT TO GO TO MENTAWAI!!

I WANT TO  GO TO MENTAWAI!!!

Ah, sejak melihat acara di salah satu stasiun televisi beberapa waktu lalu tentang pesona Mentawai, saja jadi tergila-gila dengan pulau itu. Saya, yang asli orang Minang baru tahu kalau pulau yang termasuk ke dalam area Sumatera Barat itu adalah Hawai-nya Indonesia. It’s so awesome, right? Blue water, white sand, big waves. Ah, you’re  so damn beautiful! Bahkan, ombak di Mentawai termasuk salah satu ombak terbaik di dunia. Nggak heran banyak banget bule-bule ke sana.

Saking penasarannya, saya bertanya ke salah seorang teman saya yang kuliah di Padang. Dia bilang, akses ke Mentawai dari Padang dengan menggunakan kapal biayanya sekitar 200 ribuan. Pretty expensive, right? Tapi, harga 200 ribu itu mengalahkan rasa penasaran saya dengan pulau itu. Well, saya sempat gooling tentang Mentawai. I’ve got some informations about that island. For more information you can visit here

Well, akses paling mudah ke Mentawai adalah dari Padang, ibukota Sumatera Barat. Bandar Udara Internasional Minangkabau setiap harinya disinggahi pesawat Garuda, mandala, Lion, Sriwijaya, Awair dan Batavia Air dari Jakarta, Mandala dari Medan, Garuda dan Silk Air dari Singapore, Air Asia dari Malaysia.

Transportasi menuju Mentawai dilayani oleh KM. Ambu-ambu dengan rute padang-Sipora setiap hari Senin dan Padang-Sikakap setiap hari Rabu dan Jumat.

KM. Sumber Rezaki Baru dengan rute Padang-Muara Siberut setiap hari Senin dan Rabu, Padang-Sipora (Rabu) dengan rute Bungus-SIpora (Sabtu). Semua kapal bertolak dari Muara Padang antara jam 18.00 s/d 20.00 Wib.

Setiap kapal regular calon penumpang juga dapat menyewa kapal carteran yang disediakan oleh perusahaan swasta lainnya. Tidak ada kendaraan darat dari Mentawai, khususnya Siberut. Transportasi yang tersedia hanya motor, disewa dengan tariff tergantung pada jarak tempuh.

About societies, by the way, masyarakat asli Mentawai yang hidup dalam budaya tradisi hanya ada di P.Siberut pedalaman, yakni di desa Madobak, Ugai dan Matotonan. Menuju lokasi ini jalur yang ditempuh biasanya melewati sungai dan jalan setapak, dengan rute Muara Siberut-Rogdog-Madobak-Ugai-Matotonan, kurang lebih 5-8 jam.

Wisatawan dapat bermalam di Uma sambil menyaksikan kehidupan bersahaja masyarakat asli yang masih menggunakan pakaian khas yang disebut Khabid dan tubuh penuh tato.

Ciri khas Mentawai adalah pantai berpasir putih, pulau-pulau cantik. Terumbu karang ombak laut yang memukau. Kita akan mudah menemukan terumbu karang di sepanjang pantai timur, selatan dan tenggara. Tempat dimana sangat cocok juga untuk berjemur, berenang, snorking, menyelam.

Pantai Masilok di selatan Siberut nampak seperti teluk dipenuhi pohon nyiur. Di sebelah baratnya termasuk di Teluk Pokai dan Teluk Katurai, terdapat taman laut yang indah. 

Aktivitas lain yang dapat dilakukan mengamati satwa penghuni hutan bakau, seperti ular phyton yang tidak berbisa. Selancar air paling populer di Mentawai dewasa ini. Dengan ketinggian ombak mencapai 4m dan pecahan gelombang 6 kai banyak diminati peselancar-peselancar dunia dari Australia, Jepang, Amerika, Selandia Baru dan dalam negeri : Bali dan Sumut.

Nah, bikin mati penasaran, kan ya? Pengen banget ke sana. Pengen tingkat durjana! Now, mikirin gimana caranya ngumpulin duit buat ke sana. Minta izin orang tua, dan cari waktu yang tepat. I want enjoy “the heaven” Mentawai. 🙂 😀

Bukittinggi on Vacation (Bung Hatta’s Home Births) #2

This post is 2nd post with the same tittle. Read this!

The last place that I visited, Rumah Kelahiran Bung Hatta. That place is easy to find, located not far from Jam Gadang, Jalan Soekarno-Hatta 37, Kecamatan Guguh Panjang, Bukittinggi. FREE admission! 😀

Let’s see other awesome pics!

Mamak Idris’s room. Bung Hatta’s uncle.

The dinning room

Sumur lama. Unfortunately you can’t see how the situation in that well

Gig place

Picture of Bung Hatta and his gig

Yay! The Old bike. Can you guess how old is it?

and this is the main room as the main visit

Kamar Lahir Bung Hatta (2nd floor). In this place on August 12, 1902, he was born by Aminah, Bung Hatta’s Mother. The room was a silent witness to the birth of The Proclaimers

and this is me 😀

I take this picture by my self. Use timer. 😀

Me and a boy. When I walked around the place, he came with his friends. I remember with his say. “Don’t delete this picture, sister. It can be memory”. 😀

So, this is the end of my trip in Bukittinggi all of day! So many thing that i get. The experience, knowledge, and new friends. This trip is really absolutely extremely amazing!

Thank for visiting! You’re Awesome 😉

Bukittinggi on Vacation (Bung Hatta’s Home Births)

The last place that I visited, Rumah Kelahiran Bung Hatta. That place is easy to find, located not far from Jam Gadang, Jalan Soekarno-Hatta 37, Kecamatan Guguh Panjang, Bukittinggi. FREE admission! 😀

Photo collections at Rumah Kelahiran Bung Hatta

Bung Hatta, The Proclaimers!

Let’s see another!

Kamar bujang. Located at the front left of that house

Guess room. Unfortunately you can’t occupy it.

The old sewing machine

The kitchen

Cooking appliances

>> continue to the next post

Previous Older Entries