Sepucuk Surat Untuk Andonesia

Dear Sahabat Andonesia,

Menjadi salah satu bagian dari kalian membuatku begitu bahagia. Bahagia karena aku bertemu orang-orang istimewa. Baik dari agamanya, jiwa entreprenuernya, semangatnya, dan keyakinannya. Mungkin ini salah satu jalan Allah untukku, bahwa aku dipertemukan dengan orang-orang seperti kalian khususnya untuk mempertajam ilmu agama dan memberiku pengalaman berharga.

Ramadhan 2012 lalu… Dangkalnya ilmu agama yang kumiliki sempat membuatku linglung; mau jadi apa aku tanpa ilmu agama, kepada siapa aku harus belajar, kepada siapa aku bisa berdiskusi dan bertanya, rasanya sholat saja tak cukup bagiku untuk menjadi seorang muslim sejati sementara pengetahuan tentang sholat pun masih seujung jari 😦

Sejak saat itu, ntah mengapa aku merasa semakin lama semakin dibimbing olehNya. Mulai dari dipertemukan dengan seorang ‘teman’ yang bisa mengajarkan dan menjadi tempat bertanya. Berlanjut hingga artikel-artikel agama Islam yang ntah dari mana tak sengaja kutemukan. Ntah mengapa tak sengaja pula aku bisa mendapat saluran radio yang memang fokus membahas masalah agama dan insyaallah tiap kali berada di rumah, saluran itu selalu kudengarkan. Sehingga aku yang biasanya selalu mendengar lagu-lagu yang hanya berlafas duniawi, lambat-laun mulai dibimbingNya mendengar murotal quran dan ceramah agama. Subhanaallah! Alhamdulillah!

Hingga dalam perjalananku itu, aku bertemu kalian… Kalian sahabat-sahabat Andonesia. Perbedaan yang ada pada diri kalian masing-masinglah yang membuatku membuka mata, bahwa kalian orang-orang istimewa yang Allah pertemukan untukku. Perbedaan bukannya membuat kita berkonflik, malah menjadikan tim ini unik, dan aku benar-benar merasakan itu.

Meski eksistensiku bersama kalian hanya berbatas bulan, namun aku banyak belajar dari masing-masing individu di antara kita. Tak hanya sebagai abang, teman, maupun adik. Lebih dari itu.. kalian adalah guruku dalam beberapa bulan terakhir. Yang secara tidak langsung mengajarkanku lebih dekat kepadaNya, yang memberikanku gambaran nyata kuatnya motivasi untuk maju. Bersama kalian aku tumbuh menjadi pribadi yang positif. Alhamdulillah!

Meski demikian, maafkan aku, jika selama mengenalku, sifat burukku lebih menonjol dibandingkan sebaliknya. Maafkan aku, jika apa yang kalian harapkan dariku tak bisa kupenuhi. Maafkan aku, jika keberadaanku di antara kalian tak seoptimal semestinya. Maafkan aku, atas segala kekuranganku.

Untuk Andonesia, untuk sahabat-sahabatku.. More

Advertisements

Black Boots on Yellow Grass

I have some vintage pictures of me. Just needed  natural yellow grass, leather boots, and cheeerss! (:

black boots hijaby fashion

IMG_20140130_231611

black boots hijaby fashion

black boots hijaby fashion

black boots hijaby fashion

PhotoGrid_1391148794131

Shoes: Nasty Black Boots “Adorable Project Indonesia”
Location: my friend’s yard (:

 ©dilanovia 02022014