Tentang Melon

Kalau kamu lagi males baca, saya sarankan mending nggak usah dilanjutkan membaca cerita ini karena ini sama sekali bukan cerita penting. Hehehe…

Jadi ceritanya kemarin saya baru belanja beberapa kebutuhan di salah satu supermarket dekat kosan dan salah satu yang terdampar di keranjang belanja ada buah melon. Jangan bayangkan saya beli satu buah melon utuh, tidak, saya beli setengahnya. You know kan, buah melon yang udah dibelah dua oleh petugas supermarket-nya, harganya 18 ribuan. Kalau beli satu melon utuh malah kebanyakan, mana berat bawanya.

Singkat cerita, baru malam ini saya menikmati manisnya si buah melon. Kalau bukan karena takut kelamaan dalam kulkas dan membusuk, mungkin masih saya biarkan si melon bertengger cantik dalam kulkas. FYI, salah satu buah yang saya paling males ngupasnya adalah buah melon,  idk why :-/. Yah, Intinya, #gabolehmalas sih, apalagi buat perut sendiri. Ya kan.. ya kan…

Manis loh kaya saya, mau? Mau melon maksudnya, yeee :p

Nah, ngomong-ngomong tentang melon, jadi inget dulu pas masih tinggal di Citeureup, hampir tiap minggu saya beli melon di Pasar Citeureup. Gimana nggak tergiur, satu buah melon harganya cuma goceng. GOCENG!!!  Seneng banget kalo udah weekend, which is itu nggak kuliah dan saya bisa bebas blusukan ke pasar, and the item that must I have is Melon.
Nah, kalau sekarang, cari melon gopek-an itu susah. Apalagi kalo belanja di supermarket! Mimpi kali ye ada melon goceng. Nyari-nyari di pasar terdekat juga nggak ada (FYI, saat ini saya sering belanja di Ps. Pulo Gadung). *Skip_info_nggak_penting :p

Jadi, inti cerita ini apa? Well, saya rindu belanja di Ps. Citeureup, yang mana di sana ada melon yang harganya limariburupiah. Melon murah meriah muah muah. *apasih -_-“[]

Sambil nulis, sambil nyemilin melon, udah sisa sepotong aja

©dilanovia Jakarta, 27042017 2240

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. Gioveny
    Apr 28, 2017 @ 03:43:58

    Aku yg tiap pagi lewat ps. Citeureup ngga tau lho ada melon cuma gopek hahahahahaha. Sebagai warga kabupaten bogor, aku merasa gagal -___-

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: