Thanks 22, Welcome My 23!

IMG_4589

Alhamdulillah, tidak terasa 22 tahun sudah saya menginjak tanah. Selama 22 tahun sudah saya menghirup oksigen gratis. 22 tahun sudah saya bersama orang-orang yang mencintai saya apa adanya. Angka kembar yang semakin mengantarkan saya ke kehidupan dewasa dan “nyata”. Alhamdulillah..

Bagi saya, usia 22 ini begitu berarti. Teramat sangat banyak pelajaran yang saya petik. Pelajaran yang teramat sangat berguna bagi pribadi yang kadang masih labil ini. Usia 22 mengajarkan saya untuk berguru pada kehidupan dan menjadi guru bagi kehidupan saya pribadi.

Pelajaran utama yang sangat berharga adalah bagaimana berartinya keluarga. Ketika kau rindu dengan keluargamu sementara jarak memisahkanmu, kau hanya bisa mendengar sapa, tawa, dan doa mereka dari ujung telepon. Homesick parah! Sekarang saya baru tahu bagaimana rasanya homesick. Rasanya itu, piluu…

Yah, memang di usia 22 kebersamaan saya dan keluarga sangat minim sekali. Kurang lebih tiga bulan setelah angka kembar ini datang, saya sudah terbang meninggalkan mereka ke Kota Gudeg. Lima bulan di sana, terus kembali lagi bersama mereka kurang lebih hanya satu bulan, lalu harus terbang lagi. Kali ini ke Sentul untuk menuntut ilmu dan di sinilah saya saat ini, Desa Tangkil, desa berbukit yang menjadi saksi aktivitas saya setiap hari.

By the way, this morning I was quite thrilled when I got a text message from him. His words is sooo sweet. There’s special surprise, but his words had made my morning blushed. Pesan singkat itu cukup membuat kangen saya terobati karena dua hari belakangan emang lagi kangen banget sama dia. Jangan tanya kenapa masih kangen-kangenan deh walau tinggal satu atap. Dia emang ngangenin. #Ups..  Ini kali ketiganya ada kamu di hari spesialku. Semoga di tahun-tahun berikutnya kamu selalu ada.

Singkat cerita, nggak lama setelah itu saya dapat surprise dari bocah-bocah kampus. You’re rock guys! Thanks for cupcakekerupukbiskuitkacangsaga-nya  Hahaha… Kadang ide-ide kreatif itu memang selalu muncul di mana pun dan kapan pun, ya… By the way, terima kasih juga buat hadiahnya. You know me so well. I never forget this day, nice day withnice people!  

And big huge for Disaster Management class. Saya beruntung banget kenal dan menjadi bagian di antara orang-orang baik seperti kalian. Kalian orang-orang spesial yang dikirimkan Tuhan yang memberikan pengalaman berkesan dalam hidup saya.  Mulai dari kebersamaan, solidaritas, kepedulian, hingga merasakan susah senang sama-sama. Kita tidak mengenal istilah “persaingan” or want more prominent among others. Semua sama-sama saling mendukung dan mensupport. Insyaallah, semoga kebersamaan ini terus awet. Saya sayang kalian, bapak, ibu, mba, mas, kang, bang, semuanyaaa…

IMG_4585

See? Mata masih sepet dan mulut bau jigong karena baru bangun tidur. Untung nggak ileran :p

IMG-20141112-WA0004

2nd surprise dari keluarga besar kelas manajemen bencana. Walau lagi libur kuliah tapi ritual ulang tahun tetap jalan. Thank you so much guys…

Sekali lagi terima kasih untuk hari ini. Untuk teman-teman yang sudah mengirimkan ucapan juga terima kasih banyak. Terima kasih atas doa kalian semua. Semoga dikabulkan oleh Allah SWT.

Well, last but not least, yang terpenting saat ini bukan “hari ulang tahunnya”, tapi merasakan berkurangnya satu tahun hidupmu di dunia dan memikirkan apa saja yang sudah kau lakukan untuk dunia. Yeah, one year closer to death. Welcome, 23…!

©dilanovia 12112014 23:22

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: