Salah Apa Atribut-Atribut Itu…

Rasanya saya jengah melihat “pencitraan” mereka-mereka yang tengah menjadi sorotan media karena masalah yang mereka perbuat. Pencitraan yang menurut saya sama sekali tidak ada hibungannya dengan masalah mereka. Pencitraan yang bagi saya memberi cemong bagi agama, khususnya Islam.
Ketika tampil di persidangan atau media massa, mereka yang tengah dirundung masalah hukum tersebut sering kali mengenakan atribut-atribut bernuansa islami, seperti jilbab, peci, maupun baju koko. Padahal tampilan kesehariannya jauh dari atribut tersebut.
Antara rasa geram dan kecewa. Geram karena ntah dari mana awalnya trik tersebut tercetus sehingga begitu “menginspirasi” generasi-generasi yang tersangkut hukum berikutnya. Dan kecewa karena ketidakbijaksanaan mereka dalam menggunakan atribut tersebut secara tidak langsung dapat merusak citra Islam. Berikut beberapa “aktor” yang saya ingat menggunakan atribut Islam saat menghadapi kasus mereka, ntah itu di persidangan atau di kantor polisi

image

Yulianis, salah satu saksi kunci dalam persidangan perkara suap menyuap Wisma Atlet SEA Games di Palembang

image

Afriani, tersangka penabrakan di Tugu Tani yang menewaskan 9 orang pejalan kaki

image

Malinda Dee, terpidana kasus penggelapan dan pencucian dana nasabah Citibank sebesar Rp 16 miliar

robby-geisha-140225b

Roby “Geisha” yang terjerat kasus narkoba

image

Novi Amalia, seorang model majalah dewasa yang menabrak tujuh orang pengguna jalan di kawasan Tamansari, Jakarta Barat

20141028175846-berkas-tuntutan-jpu-belum-siap-sidang-pembunuh-ade-sara-ditunda-001-nfi

Assyifah Anggrain, remaja 19 tahun tersangka pembunuhan Ade Sara

Dan yang baru-baru menjadi trending topic adalah Muhammad Arsyad yang ditangkap oleh polisi 28 Oktober lalu karena melanggar UU Pornografi dan UU ITE terkait foto Jokowi dan Megawati yang diunggahnya di media sosial. Dia sudah di bebeskan lima hari setelah itu, dan tampil di media dengan menggunakan peci di kepalanya.

images

Muhammad Arsyad saat ditemui awak media pasca kebebasannya dari penjara

See? Bagaimana nggak geram dengan penampilan mereka seperti itu pasca kasus yang menimpa mereka atas perbuatan yang mereka lakukan sebelumnya. Apa salah atribut-atribut tersebut? Oh, atau apakah memang setelah mereka tersandung kasus, mereka langsung taubat?[]

©dilanovia 04112014 17:52

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: