Cerminan Berfikir Strategis dalam Organisasi Pers Mahasiswa

©2011 Nicholas McIntoshLembaga Pers Mahasiswa (LPM) merupakan organisasi yang menjadi corong informasi khususnya bagi para mahasiswa. Kehadiran organisasi ini turut mewadahi berbagai kemampuan mahasiswa, baik dari segi tulis menulis, manajemen keuangan, dan yang paling penting adalah memupuk jiwa kerjasama antaranggota.

Kehadiran organisasi ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Mnausia yang berkecimpung di dalamnya juga harus memiliki keinginan kuat untuk memajukan organisasi sesuai dengan visi dan misi.

Berfikir strategis menjadi salah satu jawabannya, terutama bagi mereka yang berada di tampuk pimpinan. Salah satu contoh penerapan berfikir strategis dalam LPM adalah menganalisis berbagai produk dan jasa organisasi dari sudut pandang pembaca. Sebagai pemimpim umum, hal ini sangat perlu agar organisasi mengetahui bagaimana tanggapan pembaca terhadap berita dan rubrik-rubrik yang selama ini disuguhkan.

Pembaca menjadi ujung tombak dalam sebuah media cetak. Tanpa pembaca, informasi yang diberikan oleh sebuah media akan terbuang percuma. Oleh sebab itu, penerapan berfikir strategis dengan cara menganalisis produk dari sudut pandang pembaca sangat dibutuhkan untuk memperoleh feedback agar ke depannya organisasi mampu membuat keputusan yang tepat dan mamu menghadapi resiko dalam membuat keputusan yang kurang kreatif.

Setelah organisasi memperoleh feedback tersebut, organisasi dapat mmenggunakan informasi ini untuk memprioritaskan strategi, memfokuskan pada kejadian yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap organisasi dan kemungkinan terjadinya paling tinggi. Informasi-informasi yang ada dapat dikembangkan untuk membuat beberapa strategi utama yang selanjutnya dapat dirinci bagaimana kontribusinya bagi efektivitas perusahaan, baik terhadap pertumbuhan, kepuasan pembaca, dan lain-lain.

Selain itu, memperoleh feedback dari pembaca juga bermanfaat dalam mengembangkan metodologi untuk mengevaluasi situasi eksternal serta mengembangkan pendekatan baku untuk memperoleh dan bereaksi terhadap informasi baru tentang tren di media massa yang sangat dinamis. Hal ini sangat bermanfaat bagi organisasi agar organisasi mampu menjawab tuntutan zaman dan mampu mengantisipasi ketertinggalan dari organisasi lain sehingga organisasi tetap eksis.

Beberapa hal yang bisa diterapkan sebagai contoh cara berfikir strategis yakni, membaca berbagai strategi organisasi lain, mempelajari praktek unggulan (benchmarking) dari berbagai organisasi lain, dan memikirkan seberapa baik strategi tersebut bila diterapkan pada organisasi sendiri.[]

©dilanovia 10102014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: