Keep Your Friendship!

friendshipSaya pernah membaca sebuah artikel tentang krisis yang dialami kebanyakan orang pada usia 20-an. Salah satunya yakni merasa lingkaran pertemanan semakin lama semakin mengecil. Jujur, saya rasa hal itu memang benar!

Let’s see… Dulu ketika SD kita memiliki banyak teman, bergaul sana sini ala ala a little child. Saat SMP, SMA, atau kuliah pun juga begitu. Nah, di akhir-akhir kuliah, di mana pada masa itu masing-masing dari kita mulai memilih jalan berbeda, lingkaran pertemanan pun semakin lama semakin mengerucut bagaikan segitiga terbalik. Terlebih pada saat sudah terjun di dunia kerja. Kita bahkan lebih banyak mengenal dan memiliki “rekan” daripada “teman” yang notabenenya hanya berlandaskan kepentingan kerja.

Tentu saja tidak serta merta kita kehilangan teman yang telah kita miliki bertahun-tahun sebelumnya. Namun, hal yang paling terasa adalah yang dulunya kita tidak pernah merasa kesepian karena selalu ada teman-teman yang mengelilingi kita, kini kebanyakan dari mereka sudah alpa, ntah karena kesibukan dan sebagainya.

Mungkin hal ini sudah menjadi siklus kehidupan setiap orang. Ada saat di mana kita dan teman-teman tidak lagi tinggal di kota yang sama dan melakukan pekerjaan yang sama. Ada saat di mana kita dan mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Well, what is it mean? Dari sinilah kita memang harus mempersiapkan diri bahwa there’s a time where we feel empty. We feel lonely in a crowd because we don’t have strong bond with people like bond with our friends first.

Ada istilah yang disebut quarter life crisis di mana pada masa ini kita memang sedang dihadapkan dengan kegalauan hidup, baik dari pekerjaan, tujuan hidup, bahkan termasuk pertemanan. Kita tidak usah kaget bahwa suatu saat krisis pertemanan ini akan kita alami. Karena rata-rata manusia memang akan mengalaminya!

Di usia yang sedang beranjak menjadi dewasa ini memang banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi. Especially for our friendship, yang harus kita lakukan saat ini adalah selalu menjaga silaturahmi dengan teman-teman kita saat ini. Give your respect dan selalu peduli merupakan obat yang sangat ampuh, bukan hanya untuk mereka tapi juga untuk kita sendiri.

Ya, ini adalah tahap pendewasaan! Banyak sekali rintangan yang musti kita hadapi. Kita harus siap mental memang untuk lulus menjalani ini semua. Meskipun terasa sulit, setidaknya kita tahu bagaimana “ekstranya” menjaga sebuah hubungan. Sehingga next time kita lebih menghargai hubungan kita dengan orang lain.🙂

By the way, saya juga pernah membaca artikel lain bahwa seiring berjalannya waktu, justru perpisahan dan jarak akan memberitahu siapa saja sahabat terbaik kita; yang selalu ada untuk kita dan kita pun ingin selalu ada untuknya. Memang tidak semua pertemanan akan abadi, tapi pasti akan ada satu pertemanan yang sejati. So, keep your friendship, ya guys![]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: