Surat ‘Cinta’ Untuk Gubernur Riau

Salam hormat,

Aku menghormatimu HANYA karena kau jauh lebih uzur dariku

Bukan karena kau gubernurku karena tak sedikit pun suaraku kala itu kuikhlaskan untukmu

Bukan karena tumpukan kekayaanmu yang sesuka hati bisa kau sebar untuk menjerat suara rakyat

Bukan karena prestasimu karena tak sedikit pun kulihat kinerjamu di tanah tempat kau seharusnya menjadi pelayan rakyat

Apalagi karena kharismamu karena sosok kharismatik versiku jauh meroket melebihi sosokmu

Suka tidak suka itu subjektif

Aku tidak suka kepadamu itu bukan naif

Kau anggap apa asap pekat yang tengah menggerogoti jantung rakyatmu saat ini?

Apa hanya sebuah fog mechine yang menjadi pelengkap sebuah pertunjukan di pentas seni?

Atau hanya asap-asapan pendramatisir film horor komedi?

Ah, lemah!!! Kau hanya bilang pasrah di saat rakyat tengah gelisah

Apa!!? Kau mengungsi dikala rakyat membutuhkan sosok pemimpin sejati!!?

Harus seperti inikah nasib saudara-saudaraku, tanahku, negeriku di tanganmu?

Tak sesakkah nafasmu menghirup asap yang semakin hari semakin tebal?

Tak semakin sesakkah dadamu melihat bully-an akan loyonya kepemimpinanmu?

Ayolah!!!

Buktikan jika kedudukan tinggimu bukan hanya sekedar pemuas nafsu duniamu

Buktikan, setidaknya pada orang-orang yang dulu mungkin khilaf memilihmu jika kau benar-benar pemimpin kesatria

Bukan hanya sesosok pak tua yang sebentar lagi tinggal nama digerogoti usia

rakyat yang kecewa..
Yogyakarta, 15 Maret 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: