Belajar Dari Sepotong Baja

wpid-PhotoGrid_1378469406221.jpg

Kaca dan baja adalah dua jenis benda yang berbeda, terutama dari segi kekuatannya. Ketika keduanya dipertemukan dengan palu, maka sepotong kaca akan lebih mudah hancur olehnya. Sedangkan baja, akan siap menerima hamtaman sang palu. Jangan pernah menjadi kaca, tapi jadilah baja, mental baja. Mental baca adalah mental yang positif. Bahkan tetap bersyukur di tengah keadaan dan masalah yang sulit. Mengapa demikian? Karena orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik. Sepotong besi baja akan menjadi alat yang lebih berguna setelah terlebih dahulu diproses dan ditempa. Setiap pukulan memang menyakitkan. Namun, mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuknya. Jika hari ini kita sedang ditimpa oleh masalah hidup, jangan pernah merespon dengan sikap yang keliru. Jika kita adalah baja, kita selalu melihat palu yang menghantam kita adalah SAHABAT yang akan membentuk kita. Sebaliknya, jika kita adalah kaca, maka kita melihat palu adalah musuh yang selalu siap menghancurkan kita. Bentuklah diri kita seperti baja; kuat, tangguh, sabar, dan tetaplah bersyukur atas apa yang Tuhan berikan. Dia maha mengetahui rahasia yang tidak kita ketahui.[]

dilanovia 06092013 18:40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: