Agama Yahudi Dilegalkan di Indonesia?

Sebagaimana yang tersiar di surat kabar, Presiden SBY kembali menerima penghargaan Internasional. Sebelumnya SBY menerima penghargaan Knight Grand Cross (Ksatria Salib Agung) yang diberikan Ratu Elizabeth II.
Kini SBY menerima penghargaan
bertajuk “Statesman Award” di Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat, pada Kamis malam, 30 Mei 2013, waktu setempat. Sebuah penghargaan yang dianugerahkan oleh organisasi lintas keyakinan, The Appeal of Conscience Foundation (ACF).
Pemberian penghargaan ini sebelumnya sempat menuai pro dan kontra dari berbagai lihak. Namun, akhirnya penyerahan penghargaan itu terlaksana sudah.
Penghargaan itu diserahkan oleh Rabbi Yahudi, Arthur Schneier dan disaksikan mantan menteri luar negeri Amerika Serikat yang juga beragama Yahudi, Henry Kissinger.
Nah, kalau ditelaah kebelakang, kedua orang ini termasuk orang-orang yang berpengaruh bagi bangsa Yahudi.
Kembali ke masalah SBY. Hal yang paling membuat saya tergelitik adalah pidato SBY pada saat itu. Ia menegaskan akan melindungi kelompok minoritas (?) dan memberikan ganjaran
hukum setimpal kepada para pelaku kekerasan. “Kami akan selalu
melindungi kaum minoritas (?) dan memastikan tidak ada yang terdiskriminasi”.
Bahkan, SBY juga menyatakan akan
mempersatukan agama anak cucu Nabi Ibrahim. “Dan kami secara aktif memajukan persatuan di antara agama- agama anak cucu Nabi  Ibrahim sehingga akhirnya dapat hidup bersama dalam damai seutuhnya di Abad ke-21 ini”.
Nah, apakah yang saya pikirkan juga terlintas di benak Anda? Saya tergelitik dengan kata-kata “minoritas” yang dia sampaikan dalam pidatonya pada penghargaan ACF tersebut. Menurut saya, kata minoritas itu menyiratkan agama Yahudi yang saat ini bisa dibilang ilegal di  Indonesia. Meski pun saat ini sudah ada yang terang-terangan mengaku Yahudi. Tapi, di Indonesia, agama yang diakui hanya lima dan Yahudi tidak termasuk di dalamnya!
I dont know. Bisa jadi perkiraan saya ini salah, tapi siapa tahu bisa juga benar. Masalahnya, mengapa penghargaan itu diberikan oleh bangsa Yahudi, oleh Rabbi pula!
Di dunia politik mana ada sih yang gratis. Apalagi watak Yahudi yang terkenal picik. Pasti ada tujuan di balik pemberian itu. Ntahlah. Kita lihat saja nanti.[]

©dilanovia 01062013 23:57

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: