21 Wartawan Terbunuh di Awal Tahun 2013

journalist-killed-camera-blood

Wartawan itu disebut ‘kuli’ tinta, tapi bagi saya wartawan itu juga seorang pahlawan yang memberikan informasi kepada masyarakat. Masyarakat yang awalnya tidak tahu sebuah informasi menjadi tahu karena berita yang disampaikan oleh para wartawan. Wartawan di sini tentunya wartawan yang baik dan bertanggung jawab😀 Bukan wartawan amplop:/

Sayangnya, pekerjaan wartawan merupakan pekerjaan yang cukup menantang, terlebih jika mereka ditugaskan ke daerah konflik. Meliput konflik bahkan peperangan adalah naya taruhannya. Bukan menjadi rahasia lagi kalau sudah banyak wartawan yang tewas terbunuh saat mereka melakukan peliputan. Ntah itu motifnya tidak disengaja, bahkan memang pembunuhan berencana karena si wartawan mengetahui suatu rahasia dari sebuah kelompok yang tidak ingin rahasia itu diketahui publik.

Well, meski daftar wartawan yang terbunuh ini bukan wartawan Indonesia, tapi hati saya agak miris. Saya mendapat informasi ini ketika membaca situs CPJ, Committee to Protect Journalists (Komite Perlindungan Wartawan). Di sana tertulis, pada kuartal pertama di tahun 2013 saja sudah 21 wartawan yang tewas terbunuh. Tigabelas wartawan yang terbunuh dengan motif yang sudah diketahui dan dengan wartawan yang terbunuh dengan motif yang belum diketahui.

13 Wartawan yang terbunuh dengan motif yang telah diketahui

  • Ghaith Abd al-Jawad, Qaboun Media Center > March 10, 2013, in Damascus, Syria
  • Amr Badir al-Deen Junaid, Qaboun Media Center > March 10, 2013, in Damascus, Syria
  • Rodrigo Neto, Radio Vanguardia and Vale do Aço > March 8, 2013, in Ipatinga, Brazil
  • Walid Jamil Amira, Jobar Media Center > March 3, 2013, in Damascus, Syria
  • Olivier Voisin, Freelance > February 24, 2013, in Antakya, Turkey
  • Mafaldo Bezerra Goes, FM Rio Jaguaribe > February 22, 2013, in Jaguaribe, Brazil
  • Mohamed al-Mesalma, Al-Jazeera > January 18, 2013, in Daraa, Syria
  • Abdihared Osman Aden, Shabelle Media Network > January 18, 2013, in Mogadishu, Somalia
  • Yves Debay, Assault > January 17, 2013, in Aleppo, Syria
  • Mirza Iqbal Hussain, News Network International > January 10, 2013, in Quetta, Pakistan
  • Saif ur Rehman, Samaa TV > January 10, 2013, in Quetta, Pakistan
  • Imran Shaikh, Samaa TV > January 10, 2013, in Quetta, Pakistan
  • Suhail Mahmoud al-Ali, Dunya TV > January 4, 2013, in Damascus, Syria

Delapan wartawan yang terbunuh dengan motif yang belum jelas yakni:

  • Jaime Guadalupe González Domínguez, Ojinaga Noticias > March 3, 2013, in Ojinaga, Mexico
  • Mehmood Jan Afridi, The Daily Intekhab > March 1, 2013, in Kalat, Pakistan
  • Malik Mumtaz, Geo TV and News International > February 27, 2013, in Miran Shah, Pakistan
  • Luis Choy, El Comercio > February 23, 2013, in Lima, Peru
  • Ahmed Rajib Haider, Freelance > February 15, 2013, in Dhaka, Bangladesh
  • Nemi Chand Jain, Freelance > February 12, 2013, in Chhatisgarh, India
  • Mohamed Abd Al-Rahman, Syria News > January 24, 2013, in Damascus, Syria
  • Ikechukwu Udendu, Anambra News > January 12, 2013, in Anambra state, Nigeria

Nah, bagaimana di Indonesia? Memang beberapa kasus kekerasan pada wartawan pernah terjadi di Indonesia. Terakhir yang heboh terdengar adalah kasus kekerasan wartawan yang dilakukan salah seorang anggota TNI AU saat meliput pesawat jatuh di Pekanbaru. Pada tahun 2013 ini, saya pribadi belum mendengar adanya kasus pembunuhan wartawan di Indonesia. Mudah-mudahan tidak pernah terjadi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: