Sejarah BlackBerry

BlackBerry adalah merek perangkat genggam nirkabel dan layanan yang dikembangkan oleh perusahaan telekomunikasi Kanada, Research In Motion (RIM) pada tahun 1999. Mike Lazaridis dikenal sebagai pendiri dari perusahaan tersebut. Nama ‘BlackBerry’ diciptakan oleh perusahaan pemasaran, Lexicon Branding. Nama itu dipilih karena kemiripan tombol perangkat tersebut dengan biji buah berry (Juju & Matamaya, 2009: 2).

Pada awalnya, RIM memproduksi perangkat BlackBerry pertama dengan tipe 850, yang diperkenalkan pada tahun 1999 sebagai pager dua arah di Munich, Jerman. Perangkat ini disertai papan ketik (keyboard) dengan tata letak QWERTY. Sejak saat itu, tombol QWERTY telah menjadi ciri khas tersendiri untuk produk BlackBerry.

BlackBerry mengalami perubahan bentuk dari masa ke masa. Mulai dari layar monochrome hingga berwarna. Dari yang berukuran tebal hingga didesain semakin tipis. Model awal BlackBerry adalah tipe 850, 857, 950, 957. Selanjutnya, di tahun 2002-2004 BlackBerry hadir dengan model monokrom berbasis Java seperti seri 5000 dan seri 6000. Pada tahun 2005 smartphone ini hadir dengan model warna seperti seri 7200, seri 7500 dan seri 7700.

Model BlackBerry modern mulai dikenalkan di tahun 2006-2007 seperti BlackBerry Pearl (8100), BlackBerry Curve (8300), dan Huron (8800). Sedangkan untuk model terkini (tahun 2008 ke atas) terdiri dari seri Pearl Flip (8220), Gemini (8520), Javeline (8900), Bold (9000), Storm (9500), Style, Torch (9800), hingga pada Januari 2013 lalu RIM meluncurkan BlackBerry 10.

BlackBerry mulai marak di kalangan masyarakat Indonesia pada tahun 2008. Namun, BlackBerry sudah diperkenalkan pertama kali pada pertengahan Desember 2004 oleh perusahaan Starhub (perusahaan rekanan RIM) dan bekerjasama dengan operator seluler Indosat untuk pengaturan teknis mengenai instalasi BlackBerry.

Pertumbuhan pengguna BlackBerry di Indonesia cukup pesat. Bahkan, RIM menyatakan bahwa Indonesia adalah pengguna BlackBerry paling besar di antara negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Hal ini juga disebabkan karena banyak pengguna email, chatting, dan facebook yang mengaksesnya dengan menggunakan BlackBerry (Juju & Matamaya, 2009: 9).[]

*dikutip dari berbagai sumber yang berkaitan dengan BlackBerry

©dilanovia 16022013 01:52

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: