Pengertian Jurnalistik

Secara harfiah, jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan. Kata dasar “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis berarti “hari” (day) atau “catatan harian” (diary). Dalam bahasa Belanda, journalistiek artinya penyiaran catatan harian. Istilah jurnalistik berasal dari bahasa Yunani kuno, “du jour” yang berarti hari, yakni kejadian hari ini yang diberitakan dalam lembaran tercetak, merujuk pada asal mula munculnya media massa yang disebut “Acta Diurna” pada zaman Romawi kuno di bawah pemerintahan Raja Julius Cesar (Romli, 2002: 1).

Sementara itu, dalam Kamus Pintar Bahasa Indonesia, jurnalistik adalah persurat-kabaran. Berikut beberapa pengertian jurnalistik yang sering digunakan para pakar di bidang jurnalistik:

  1. Jurnalistik merupakan bidang kajian mengenai pembuatan dan penyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melalui media massa. Jurnalistik termasuk ilmu terapan (applied science) ‘yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta dinamika masyarakat itu sendiri (Romli, 2002: 2).
  2. Jurnalistik adalah seni dan keterampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehri-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya, sehingga terjadi perubahan sikap, sifat, pendapat, dan perilaku khalayak sesuai dengan kehendak para jurnalisnya (Suhandang, 2004: 21).
  3. Jurnalistik adalah kegiatan menyiarkan berita atau ulasan berita tentang peristiwa-peristiwa sehari-hari yang aktual dengan secepat-cepatnya kepada masyarakat (Ermanto, 2005: 3).

Pada dasarnya, definisi tentang jurnalistik cukup banyak. Namun, semua definisi tersebut memiliki kesamaan secara umum. Semua definisi jurnalistik memasukkan unsur media massa, penulisan berita dan waktu yang tertentu. Jurnalistik harus memiliki unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas). Seorang jurnalis memiliki dua fungsi utama, yaitu melaporkan berita dan membuat interpretasi serta memberikan pendapat yang didasarkan pada beritanya.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa jurnalistik adalah seni dan keterampilan mencari, mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menyajikan berita tentang peristiwa yang terjadi sehri-hari secara indah, dalam rangka memenuhi segala kebutuhan hati nurani khalayaknya.

Jurnalistik pers mulai dikenal pada tahun 1744 di Indonesia. Saat itu, sebuah surat kabar bernama “Bataviasche Nouvelles” diterbitkan dengan penguasaan orang-orang Belanda. Pada abad 20, “Medan Prijaji” sebagai surat kabar pertama milik bangsa Indonesia terbit di Bandung, yang dimiliki dan dan dikelola oleh Tirto Hadisurjo alias Raden Mas Djokomono.

Sejak saat itu, jurnalistik pers di Indonesia terus berkembang. Namun, pada pemerintahan Soeharto kebebasan pers menjadi terkungkung dan berada di bawah kontrol pemerintah. Kebebasan jurnalistik mulai terkuak kembali sejak jatuhnya rezim Soeharto, seiring dengan dibubarkannya Departemen Penerangan sebagai “malaikat pencabut nyawa”. UU Pokok Pers No.21/1982 diganti dengan UU Pokok Pers No.40/1999. Peralihan undang-undang ini menjadikan siapa saja bisa menerbitkan dan mengelola pers. Siapa pun bisa menjadi wartawan dan masuk dalam organisasi pers mana pun.

Berdasarkan bentuknya, jurnalistik dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu jurnalistik media cetak (newspaper and magazine journalism), jurnalistik media elektronik auditif (radio broadcast journalism) dan jurnalistik audio visual (television journalism). Jurnalistik memiliki berbagai produk yaitu surat kabar, tabloid, majalah, buletin, radio, televisi dan media online internet.

*dikutip dari berbagai sumber yang berkaitan dengan Jurnalisme

©dilanovia 16022013 01:40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: