Move On, Go Ahead!

image

Dulu aku mengira, jika kau pergi maka seluruh duniaku ikut hilang, tetapi sekarang kau telah pergi dan duniaku masih tetap utuh.
Sekarang aku mengerti: ternyata kehilangan seseorang; aku masih tetap memiliki hidupku sendiri; ternyata luka di dalam hati bisa sembuh juga; ternyata dulu akulah yang telah memberi kau ijin untuk masuk ke dalam hatiku dan menyakitiku…

Itu adalah status facebook salah seorang teman saya yang di update beberapa menit yang lalu. Rasa-rasanya saya akrab dengan kalimat demi kalimatnya. Seperti kutipan di salah satu novel tapi saya lupa judulnya apa.

Oke, well, lupakan masalah judul novel. That I’ll discuss here is all about “move on” alias bangkit dari kegalauan/kesedihan pasca putus atau apa pun yang terkait dengan melupakan sang mantan.

Sama halnya dengan status teman saya di atas, dulu saya juga pernah mencintai seseorang, and I think, my live will empty if I broke up with him. Saya juga sempat berpikir kalau saya tidak akan bisa menemukan orang lain seperti dia: baiknya dia, cara berpikirnya, cara memperlakukan saya, suaranya, wajahnya, dan sebagai. Rasa-rasanya saya tidak akan bisa menemukan orang seperti dia! Pokoknya hanya dia, dia, dia.

Tapi, emang benar. Saya memang nggak bisa menemukan orang seperti dia. Tuhan menciptakan makhlukNya dengan segala perbedaan. Nggak ada yang sama di dunia ini. Anak kembar saja sifatnya bisa beda. And now, I’m with my lovely Mr. FS. Awalnya kenalan, dekat, dan sekarang kami menjalin hubungan. Hubungan yang sangat manis, real, yang belum pernah sama sekali saya rasakan dengan mantan-mantan saya sebelumnya.🙂

Waktu saya jalan dengan Mr. FS yang beda banget sama si X, saya baru nyadar kalau tujuan saya mengganti si X itu nggak akan nemu. Si X ya X, nggak bakalan ada yang nyamain. Yang harus saya cari itu adalah orang yang menyayangi saya, mencintai saya, dan bisa bikin saya percaya cinta lagi. Dan itu semua saya temukan ketika saya dengan Mr. FS.

Bagi yang belum bisa move on, kalian harusnya sadar, kenangan emang nggak bisa dihapus. Anggap saja kenangan itu bagian dari hidup kalian yang dulu, yang membuat kalian menjadi kalian yang sekarang. Kalian cuma perlu mengalami kenangan-kenangan baru yang lebih indah. Hidup kita nggak harus ditentuin sama masa lalu, kan?

So, kalau ada yang bilang move on itu sulit, itu nggak benar (Ok, fine, mungkin ada benarnya) Tapi, yang menyulitkan itu ya diri kita sendiri. Pengen move on tapi masi inget-inget mantan sama aja bohong.

Satu lagi, jangan sampai jadi korban lagu-lagu patah hati, deh. Itu benar-banar obat yang paling nggak mujarab buat yang pengen move on. Salah satunya lagu “butiran debu”. Jangan jadi korban lagu tersebut ya. Boleh lah dinyanyiin kalau kalian lagi patah hati. Tapi, coba ganti liriknya jadi seperti ini:

Aku terjatuh dan tak ingin jatuh lagi
…..
Aku tanpamu, butiran emas.😀

Well,kunci move on itu gampang. Ya, kalian emang harus “move” and always “on”. Kalau tidak, silahkan menikmati kenangan-kenangan semu dengan doi kalian terdahulu. And it isn’t cool, you know!***

©dilanovia 16112012 23:08

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: