Traveling to Mentawai Island (West Sumatera) -The Wish-

I WANT TO GO TO MENTAWAI!

I WANT TO GO TO MENTAWAI!!

I WANT TO  GO TO MENTAWAI!!!

Ah, sejak melihat acara di salah satu stasiun televisi beberapa waktu lalu tentang pesona Mentawai, saja jadi tergila-gila dengan pulau itu. Saya, yang asli orang Minang baru tahu kalau pulau yang termasuk ke dalam area Sumatera Barat itu adalah Hawai-nya Indonesia. It’s so awesome, right? Blue water, white sand, big waves. Ah, you’re  so damn beautiful! Bahkan, ombak di Mentawai termasuk salah satu ombak terbaik di dunia. Nggak heran banyak banget bule-bule ke sana.

Saking penasarannya, saya bertanya ke salah seorang teman saya yang kuliah di Padang. Dia bilang, akses ke Mentawai dari Padang dengan menggunakan kapal biayanya sekitar 200 ribuan. Pretty expensive, right? Tapi, harga 200 ribu itu mengalahkan rasa penasaran saya dengan pulau itu. Well, saya sempat gooling tentang Mentawai. I’ve got some informations about that island. For more information you can visit here

Well, akses paling mudah ke Mentawai adalah dari Padang, ibukota Sumatera Barat. Bandar Udara Internasional Minangkabau setiap harinya disinggahi pesawat Garuda, mandala, Lion, Sriwijaya, Awair dan Batavia Air dari Jakarta, Mandala dari Medan, Garuda dan Silk Air dari Singapore, Air Asia dari Malaysia.

Transportasi menuju Mentawai dilayani oleh KM. Ambu-ambu dengan rute padang-Sipora setiap hari Senin dan Padang-Sikakap setiap hari Rabu dan Jumat.

KM. Sumber Rezaki Baru dengan rute Padang-Muara Siberut setiap hari Senin dan Rabu, Padang-Sipora (Rabu) dengan rute Bungus-SIpora (Sabtu). Semua kapal bertolak dari Muara Padang antara jam 18.00 s/d 20.00 Wib.

Setiap kapal regular calon penumpang juga dapat menyewa kapal carteran yang disediakan oleh perusahaan swasta lainnya. Tidak ada kendaraan darat dari Mentawai, khususnya Siberut. Transportasi yang tersedia hanya motor, disewa dengan tariff tergantung pada jarak tempuh.

About societies, by the way, masyarakat asli Mentawai yang hidup dalam budaya tradisi hanya ada di P.Siberut pedalaman, yakni di desa Madobak, Ugai dan Matotonan. Menuju lokasi ini jalur yang ditempuh biasanya melewati sungai dan jalan setapak, dengan rute Muara Siberut-Rogdog-Madobak-Ugai-Matotonan, kurang lebih 5-8 jam.

Wisatawan dapat bermalam di Uma sambil menyaksikan kehidupan bersahaja masyarakat asli yang masih menggunakan pakaian khas yang disebut Khabid dan tubuh penuh tato.

Ciri khas Mentawai adalah pantai berpasir putih, pulau-pulau cantik. Terumbu karang ombak laut yang memukau. Kita akan mudah menemukan terumbu karang di sepanjang pantai timur, selatan dan tenggara. Tempat dimana sangat cocok juga untuk berjemur, berenang, snorking, menyelam.

Pantai Masilok di selatan Siberut nampak seperti teluk dipenuhi pohon nyiur. Di sebelah baratnya termasuk di Teluk Pokai dan Teluk Katurai, terdapat taman laut yang indah. 

Aktivitas lain yang dapat dilakukan mengamati satwa penghuni hutan bakau, seperti ular phyton yang tidak berbisa. Selancar air paling populer di Mentawai dewasa ini. Dengan ketinggian ombak mencapai 4m dan pecahan gelombang 6 kai banyak diminati peselancar-peselancar dunia dari Australia, Jepang, Amerika, Selandia Baru dan dalam negeri : Bali dan Sumut.

Nah, bikin mati penasaran, kan ya? Pengen banget ke sana. Pengen tingkat durjana! Now, mikirin gimana caranya ngumpulin duit buat ke sana. Minta izin orang tua, dan cari waktu yang tepat. I want enjoy “the heaven” Mentawai.🙂😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: