Sebuah Syair

Sesungguhnya jika kuhinakan ketamakan
berarti aku menjadi kuat dalam naungan qana’ah
dan kukatakan pada jiwaku, tenanglah
karena keberanian adalah kesabaran sesaat
Bukankah yang disebut pemberani orang yang menjaga binatang tunggangannya
pada hari pertempuran dan saat api peperangan menyala
akan tetapi seseorang yang menundukkan mata atau memalingkan pandangan dari yang haram
dialah pahlawan yang gagah berani
Aku bersabar dari berbagai kelezatan
hingga jiwaku menguasai dan menetapi kesabaran, dan terus akan senantiasa begitu
jiwaku pun mulia dalam mengarungi hari-hari
ketika melihat kesabaranku terhadap sesuatu yang hina, nafsu pun akan tunduk
sementara nafsu itu mencuat ketika muda
maka jika aku rakus niscaya kan berkobar
jika tidak, niscaya perlahan dia akan hilang

-Dari Ibnul Jauzi dalam Abu Maryam Thariq bin ‘Athif

©dilanovia 30072012 6:55

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: