Kamu (111111)

Kuselalu menunggumu. Walau tak terkatakan. Setiap hari tak berharga kulalui, hanya perlahan dengan tertawa. Mengalaminya saja membuatku hancur. Ujung jari kita berpisah, menghilang
Banyak hal yang masih ingin kuketahui. Namun, kurasa itu takkan mungkin. Aku mengerti, karenanya aku pun menangis. Sampai jumpa padamu di mana aku bisa melupakanmu. Meski itu sangat sulit.
Di depan cermin kuterpaku. Tak punya percaya diri. Bayangan wajahmu tiba-tiba membuatku teringat. Sampai kapanpun dirimu takkan terlupakan. Kelanjutan mimpi ini t’rus kucari. Meski hal menakutkan takkan hilang, kehilanganmu…..

111111 aku rindu masa-masa itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: