Buruan Tutup Kuping!

Apa yang kamu lakukan kalau kamu sedang bersama orang yang bikin kamu jengkel? Baik dari tingkah laku atau dari pembicaraannya? Well, kalau saya, saya akan buru-buru menutup kuping dengan segala benda yang bisa menyumbat alat pendengaran saya (?) Ya tidak lah, saya akan menutup kuping saya dengan headset handphone dan memutar musik sekencang mungkin.
Mengapa? Karena saya suka sebel dengan orang-orang yang bertingkah aneh (menurut saya), apalagi dengan obrolan yang tidak enak untuk di dengar. Musik yang saya dengar setidaknya dapat mengalihkan perhatian saya dari hal menjengkelkan yang saya lihat. Rugi banget rasanya harus pindah tempat gara-gara orang itu. Apalagi jika yang menempatinya pertama kali adalah saya. Hehe…
Situasi yang sering saya temui adalah seorang bapak yang menelpon dengan suara nyaringsekali, sekumpulan cewek-cewek yang sedang bergosip diiringi cekakakan yang memekakkan telingan, atau cewek yang sedang telponan–ntah dengan pacar atau selingkuhan atau gebetannya dengan gaya manjiiaaa dan centil dan dengan bahasa yang dibuat-buat. (Emang si cowok lihat apa? Sigh!
Sometime, banyak orang-orang tidak sadar kalau perilakunya sedang diperhatikan oleh orang lain. Tak jarang pula perilakunya itu termasuk kategori norak. Tapi, karena orang yang melihat itu enggan untuk menasehati–apalagi sama-sama tidak saling kenal, ya jadinya sitingkahaneh tadi tidak  sadar apa yang dia lakukan sangat mengganggu.
Ok, fine, di tempat publik kita memiliki hak di mana pun kita ingin menandaskan pantat. Hak setiap orang mau di sana atau tidak. Tapi, kita sebagai makhluk sosial juga harus menyadari bagaimana etika saat di tempat itu. Kalau saat itu hanya kita sendiri yang di sana, saya rasa tidak masalah jika ingin ber-hu-hu-ha-ha ria. Lha kalau ada orang lain?
Personal space sangat penting bagi setiap manusia sebagai makhluk sosial. Maksudnya, walau kita sedang berada di tempat publik, secara tersirat akan ada personal space untuk masing-masing individu yang berada di dalamnya. Misalnya, kamu sedang menunggu bus d halte yang ukurannya cukup luas. Lantas, ada seseorang yang berbeda jenis datang dan ingin menunggu bus juga. Nah, untuk menghormati persoal space kamu, orang tadi sebaiknya menjaga jaraknya antara dia dan kamu. Tidak sopan kan rasanya jika dia berdiri persis di sebelah kamu, dekat sekali. Saya rasa, kamu pastinya akan risih dengan keadaan seperti itu. Terutama bagi seorang wanita. Begitulah pentingnya personal space.
Hal yang sama juga seperti apa yang saya ceritakan tadi. Pikirkan bahwa tidak hanya kita yang punya ruang pribadi saat berada di tempat umum sekalipun. Jaga etika, jaga suara, itu yang penting. Jadi, jika kamu bertemu dengan orang-orang yang mengganggu public space kamu, buruan tutup kuping! Atau bagi yang sering tidak bawa headset, mulai sekarang selalu sediakan headhet ke mana pun kamu pergi😀 Sedia headset sebelum…… Whatever what you wanna write.[]

©dilanovia 06032012 20:14

3 Comments (+add yours?)

  1. syofiaan
    Mar 06, 2012 @ 16:00:44

    Kayaknya hari ini lagi dapat gangguan dari orang-orang. hehe

    Reply

  2. syofiaan
    Mar 06, 2012 @ 16:02:50

    oya, menurut kamu, lagu yang muncul saat blog ini dibuka mengganggu personal space pembaca gak? haha, karena bisa bikin kaget, suaranya kan gak lancar due to connection, haha

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: