J.N.fucking.E

Saya rasa perusahaan manapun yang bergerak dibidang jasa MEMANG harus siap sedia melayani para konsumennya sebaik mungkin. Namanya juga nawarin jasa, ya musti good service lah!
Tapi, saya teramat sangat kecewa dengan salah satu agen pengiriman barang–yang katanya sudah terkenal di mana-mana. Saya rasa Anda sudah tahu apa nama agen tersebut melalui judul tulisan ini.
Pertama, beberapa waktu yang lalu saya membeli buku secara online. Toko online tersebut menggunakan fucking agent itu guna mengirimkan barang ke konsumen. Nah, setelah menunggu beberapa lama, akhirnya buku yang ditunggu-tunggu sampai ke tangan saya. TAPI, yang bikin keselnya, paket saya itu robek. Hinhga saat ini saya masih bisa kok membedakan mana kertas yang TERrobek mana yang DIrobek. Paket saya itu jelas-jelad dirobek kertasnya.
Tidak hanya itu, salah satu buku–yang notabenenya adalah buku baru–sudah tidak ada sampul plastiknya. Di buku itu tertera “free: love card”, tapi love card nya sudah tidak ada. Apa diambil sama kurir si fucking agent itu??? Arrghh… geram!!!
Kedua, salah satu buku ada yang belum dikirim oleh pihak toko buku online tersebut sehingga pengirimannya menyusul. Keesokan harinya saya konfirmasi lagi ke mereka. Ternyata bukunya sudah dikirim sehari setelah paket sebelumnya dikirim. Saat saya bertanya lebih jauh, ternyata paket tersebut sudah dikirim ke alamat namun saat itu paket yang dialamatkan ke kos teman saya dikembalikan lagi ke kantor agent itu karena teman saya sedang tidak di tempat.
Lha, otomatis saya pun menghubungi  cabang kantor fucking agent itu di kota tempat tinggal saya untuk memastikan paket tersebut dalam keadaan baik-baik saja. NAMUN, berkali-kali saya telepon tidak ada yang menjawab. Saat saya telepon lagi, eh, nomornya sibuk! Beberapa lama kemudian panggilan saya masuk tapi lagi-lagi tidak diangkat dan tidak diangkat dan tidak dijawab dan sibuk dan sibuk dan sibuk dan tidak diangkat dan begitulah seterusnya hingga saya tidak mendapat jawaban alias NIHIL!
Ketiga, saya pun menghubungi salah seorang kurir fucking agent tersebut yang nomor teleponnya ada disave oleh teman saya karena paket sebelumnya dia yang mengantar. Saat saya bertanya, kurir itu menjawab sekenanya, parahnya lagi dia bicara dengan nada membentak. “BERAPA NOMOR RESINYA?” “JALAN MANYAR DI MANANYAAA???”
Damn!!! Nggak diajarin apa gimana cara ngomong yang sopan dan benar kalau bicara sama orang, terlebih orang itu adalah konsen Anda?!
By the way, saya rasa nggak saya saja yang mengalami hal semacam ini. Banyak sekali portal, blog, dan beberapa news sites yang menyediakan kolom keluhan konsumen mengeluhkan service quality fucking agent ini. Agen yang saya cerca ini sangat sering dibicarakan! Huh.. sudah jelas-jelas seperti itu ya wong diubah kek, ngadain evaluasi kek, introspeksi kek, sekalian tuh di PHK kurir-kurir yang nggak sopan bahkan merusak paket orang lain!
Kalau saya pesan buku lagi, saya tidak mau menggunakan jasa fucking agent itu. Mending pakai jasa pos. Nggak peduli harganya lebih mahal. Yang jelas pelayanan yang diberikan lebih “manusiawi” dan “beradap”.[]

©dilanovia 03022012 17:40

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: