Contoh Editorial: Balada Lahan

Tampaknya lahan telah menjadi momok yang menakutkan saat ini. Bagaimana tidak, sedikitnya satu daerah dari masing-masing pulau di Indonesia ini hadir dengan segala macam konflik lahannya.

Itu baru konflik yang tercium oleh media. Bagaimana dengan konflik lahan yang belum terungkap? Dulu ada mafia pajak, kini ada pula mafia lahan. Belum cukupkah para mafia di negeri ini?

Sudahlah, jangankan konflik lahan yang terjadi di berbagai propinsi, di area yang dijadikan wadah untuk pendidikan saja carut-marut lahan pun tak terhindarkan. Beberapa stockholder, misalnya seperti masyarakat, seharusnya bisa bekerja sama demi menciptakan nuansa edukasi yang madani.

Namun, gara-gara lahan, semuanya bak kucing dan tikus, saling berebut. Saling kukuh bahwa lahan tersebut adalah miliki mereka.

Berbicara mengenai sertifikat, semuanya mengaku memilki surat yang menjadi nyawa bagi lahan tersebut.  Kalau toh mereka memiliki sertifikat, lantas mengapa bisa terdapat dua sertifikat? Jadi, siapa yang asli dan siapa yang palsu? Lantas, di mana letak kekuatan hukum negari ini jika sertifikat dengan gampang dipermainkan?

Sampai kapan sengketa lahan ini terus berlanjut? Apakah harus terjadi pertumpahan darah dulu? Di Mesuji, puluhan nyawa telah melayang. Haruskah kita mendengar di Universitas ini juga turut melayangkan nyama? Atau, adakah salah satu pihak yang berbesar hati untuk merelakannya? Tapi, apakah semudah itu?

Ngmong-ngomong, di mana peran pemerintah dalam kasus ini? Apa yang bisa mereka lakukan terhadap tanah tempat mereka memikul segala tugas dan tanggungjawab mereka? Seharusnya mereka dapat lebih tegas dalam menyelesaikan cek-cok lahan ini. Pemerintah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi harus bisa menunjukkan taringnya. Jangan hanya diam, apalagi ikut menjadi duri dalam daging di mangkuknya sendiri.[]

©dilanovia 03022012 14:34

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: