Doa Seorang Ayah

Tuhan, bentuklah putraku menjadi manusia yang berhasrat, mewujudkan cita-citanya, dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja. Seorang yang yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan. Tuhanku, aku mohon, janganlah bimbing putraku di jalan yang mudah dan lunak, namun tuntutnlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan, dan tantangan. Biarkan putraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya. Ajarilah dia berhati tulus, bercita-cita tinggi, sanggup  memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain. Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis dan duka. Putra yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah, namun tidak melupakan masa lampau. Dan setelah semua menjadi miliknya, berikan dia cukup kejenakaan sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh namun tetap mampu menikmati hidup. Tuhanku, berilah ia kerendahan hati agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki. Pada sumber kearifan, kelemah lembutan, dan kekuatan yang sempurna. Dan pada akhirnya, bila semua itu terwujud, hamba ayahnya dengan berani berkata, hidupmu tidaklah sia-sia. (disadur dari siaran SMART FM-Strong From Home, Selasa (29/11/11)

©dilanovia 28122011 02:07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: