What Do You Think ’bout Coffee?

image

Pain, dizzi, and suffocate! Body ini nggak tahu lagi rasanya gimana. Sistem imun yang semakin lama semakin menurun bikin penyakit gampang banget masuknya. Awalnya cuma flu ringan sampe-sampe tadi malam saya nggak bisa tidur (apakah itu bisa digolongkan flu ringan?). Pas bangun di pagi harinya badan ini sakit semua. Emang ada ya hubungan antara flu di hidung dengan rasa sakit yang bisa creeping hingga ke sekujur tubuh? Ouch, i dont know!!! >_<”

Gara-gara nggak enak badan gini kerjaan jadi terlantar. Meeting dadakan pun saya nggak ikut ( jam 11 saya menerima pesan bahwa jam 1 ada pertemuan yang akan membahas tentang……. bla bla bla) Well, sebenarnya saya juga malas menghadiri rapat itu. Syukurlah! :p

By the way, i write this note b’coz there’s some questions in my mine about COFFEE. Benarkah kopi bikin orang-orang yang meminumnya jadi addict? Apa benar kopi bisa bikin orang yang sedang sakit (seperti saya) setelah meminum secangkir kopi rasa sakit bisa sedikit berkurang? But, i fell like that! I feel better when i drink a cup of coffee. Anyone, can you eksplain to me, how it can be work?

There’s a little relief after i drink coffee. My pain was lost after i drink it. So, Why? Saya sedikit lega rasa sakit bisa berkurang, tapi apakah ketika saya sakit saya harus meneguk kopi? Honestly, i like coffee. I truly madly deeply in love with their smeels. Tapi saya agak takut dengan artikel-artikel yang memuat bahaya jika terlalu sering meminum kopi. Memang, saya bukan kategori wanita yang tergolong SERING minun kopi, tapi saya CUKUP sering. Jadi bagaimana?

In other side, apakah addiction pada kopi bisa disamakan dengan addiction pada rokok atau alkohol? Ya, memang, di kopi terdapat zat yang bisa bikin orang yang meminumnya menjadi ketagihan (nikotin) sama hal yang dengan rokok. Begitu juga dengan alkohol, that can give a calmness bagi yang biasa meminumnya. Kalau ketiganya bisa membuat orang-orang yang mengkonsumsinya jadi addict, mengapa alkohol dan rokok dianggap negatif oleh masyarakat (terlebih pada alkohol) sementara kopi tidak? Padahal ketiganya sama-sama memiliki bad effect.

Ah, omongan saya jadi ngelantur ke mana-mana. Okay, back to the poin. BIG question in my mine, apakah kopi bisa memberikan rasa lega kepada orang yang sedang sakit ketika mereka meminumnya? OR it just a suggestion?

“…”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: