Pensil Tumpul, PointBlank Merajalela

Perkembangan IT nggak selamanya bikin umat manusia di muka bumi ini menjadi maju. Bahkan, jika IT itu digunakan  oleh orang atau dengan cara yang salah bisa membuat kerugian bagi diri mereka bahkan orang lain!

Salah satu yang cukup kontras saat ini yakni melonjaknya pengguna jasa warnet dari kalangan anak-anak. Tak tanggung-tanggung, mereka bisa menghabisakan waktu berjam-jam dengan alasan main Point Blank atau yang lebih dikenal dengan PB. Selain itu, mereka tak enggan untuk merogoh kocek hingga belasan ribu rupiah demi permainan yang popuper lewat jejaring sosial Facebook.

Ada perbuatan, tentu ada pula akibat yang harus ditanggung oleh anak-anak yang candu dengan game online ini. Mereka yang seharusnya bisa berkonsentrasi dengan sekolah atau dengan segala hal yang berhubungan dengan edukasi, lambat laun mereka semakin lengah dan tergiur dengan game tersebut. Bahkan, efek candu yang diciptakan oleh game ini membuat anak-anak tersebut malas belajar.

Pensil yang harusnya mereka torehkan di kertas berubah menjadi tombol-tombol keyboard sebagai pengatur jalannya permainan. Tak hanya itu, kualitas untuk mengingat pelajaran pun semakin buruk.
Lantas, apa yang harus diperbuat?

Anak-anak kini terlalu ‘dimanja’ dengan segala teknologi yang kadang membuat kita lupa bagaimana dampaknya terhadap mereka. Apakah tidak ada yang menyadari bahwa segala game yang beredar tersebut merupakan salah satu taktik bangsa adidaya untuk memperbodoh bangsa kita, Indonesia? Pikirkanlah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: