Shocking Morning!

Jika kamu dihadapkan pada dua pilihan, dikejar-kejar hutang atau dikejar-kerjar waktu, kamu pilih yang mana? Ah.. saya lebih memilih untuk dikejar-kejar hutang! (walau sebenarnya saya juga tidak ingin berhutang).

Selasa pagi yang saya kira akan saya lalui biasa-biasa saja ternyata sangat jauh di luar dugaan. Bangun tidur sekita jam tujuh, tidak membuat saya lekas mandi karena kuliah dimulai tiga setengah jam setelah itu. Saya hanya males-malesan di tempat tidur sambil memikirkan kisah tadi malam yaaang… yeah… you know, sad ending! But i won’t tell you about that!

Jam setengah delapan saya diherankan dengan sebuah nomor yang tidak terdaftar di phonebook handphone. Dengan nada malas saya menjawab panggilan itu. Suara cowok! Pikir saya dalam hati. Tidak lama setelah itu suara seorang ibu-ibu pun muncul. Ya, saya kenal jelas suara itu. suara seorang ibu yang menjadi patner saya di tabloid kampus tempat saya menjalani separuh hari-hari saya di kampus.

Haloo… Dila kamu lagi di mana??

Kamu bisa ke bandarakan pagi ini??

Saya tunggu di rumah sekarangg!

Jam setengah sembilan bapak Erizzz@:{^%#@#%_+{“

bla bla bla blaaaaa….

Saya yang saat itu berada di ambang sadar dan tidak berusaha keras mencerna setiap kata yang meluncur dari mulut ibu tersebut yang terdengar sangat terburu-buru. Dia bilang dari pagi nomor saya tidak bisa dihubungi. Oh, stupid! Saya baru mengerti, nomor saya yang satu itu sengaja tidak saya aktifkan! (Dia menelpon saya ke nomor yang satu lagi)

Jam setengah sembilan, seorang pejabat kota Pekanbaru yang menjadi narasumber di tabloid kampus saya akan take off, tujuannya ke Jakarta. Kesempatan itulah yang menurut ibu tersebut tepat untuk merevisi tulisan yang saya buat untuk pejabat itu. Jangan harap bertemu pejabat itu di hari-hari lain. Belum tentu ketemu. But, OMG! Ibu-ibu itu menyuruh saya ke rumahnya jam setengah delapan ini. And you know what! Sekarang tepat jam se-te-ngah-de-le-pan!

Crap!

Sedikit penyesalan mengambang di ujung kepala. Kenapa pas bangun pagi nggak langsung mandi, kenapa tadi saya males-malesan, kenapa tadi malam pake matiin HP, kenapa, kenapa, kenapp….

Oh! Stop it! Sekarang waktunya mandi tanpa menyesali diri!

Dengan langkah setengah berlari saya ke kamar mandi. Tanpa pikir panjang saya guyur badan saya dangan air yang tidak terlalu dingin. Gosok gigi, cuci muka, and finish! Sepuluh menit kemudian ‘mandi dadakan’ pun selesai.

Rekor terbaru dalam hidup saya. Mandi hanya sepuluh menit. Ketika berkaca, setumpuk makhluk aneh keabu-abuan masih tertinggal di sudut mata. Crap! Cuci muka saja tidak bersih! Keluh saya dalam hati.

Anyway, setelah segalanya selesai. Saya harus puas pergi dari rumah pukul delapan kurang sepuluh menit. Tapi, ada saja yang membuat perjalanan saya pagi itu menjadi terlambat. Besin saya habis! OMG, tidak ada hal yang paling membosankan dalam hidup saya kecuali mengantri, termasuk mengantri di pom bensin! Untungnya saat itu para pembeli bahan bakar tidak banyak. Syukur!

Pertarungan dimulai. Tampakanya saat itu saya harus menarik kembali janji saya untuk tidak ngebut. Ngebut, hal yang saat itu langsung terlintas di benak saya. Lalu lintas pun cenderung tidak ramai sehingga aksi ngebut dan cepet-cepet itu terlaksana juga.

Singkat cerita, setelah tabrakan yang HAMPIR saja terjadi saya akhirnya sampai di rumah ibu tersebut, dengan selamat. Thank God!

Tanpa basa-basi saya langsung mengucapkan salam.

Waalaikumsalam..

Ibu barusan aja pergi

Salah seorang pekerja di rumah ibu itu menjawab tanya saya.

Crap!!!

BARUSAN AJA PERGI?? Ah.. adakah yang lebih menyebalkan dari ini? Saya pun langsung tancap gas berniat untuk menyusul ibu itu ke bandara.

Sampai di bandara saya mencoba menghubunginya, yeah.. i must hear what i won’t hear fot this time! Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, cobalah beberappp…

Ahh!

Bagai ayam kehilangan anak (atau lebih tepatnya anak ayam kehilangan induk ayam), saya cukup lama berputar-putarm di area bandara. Dan syukurlah, akhirnya saya bertemu dengan ibu itu.

Ternyata tidak jauh beda dari saya, dia juga dalam keadaan panik karena bapak pejabat tersebut tidak kunjung muncul, dihubungi pun tidak bisa. TAPI, hal yang membuat saya kaget, jadwal take off nya jam sebilan! O.M.Y.G.O.D! kalau tau gitu saya tidak akan terlalu terburu-buru seperti ini.

Anyway, setelah cukup lama menanti yang tidak pasti kami pun mendapat kabar baik, sang pejabat masih di rumah! What the hell! Sudah mau take off dia masih di rumah?! Ckckck

Kami pun memutuskan ke ruangan VIP menunggu bapak tersebut. Good! Setelah kami masuk ruangan dia pun muncul! Jujur, gugup menggerogoti hati saya karena bertemu dengan salah seorang petinggi di kota saya. Tanpa basa basi saya langsung menyerahkan tulisan tentang dirinya.

Beliau yang sebelumnya juga telah membaca tulisan itu merevisi beberapa kalimat yang salah dan menurutnya tidak tepat. Seperti tempat kuliah anaknya, aktifitas dia di organisasi dulu, bahkan kalimat yang menurutnya tidak pantas!

I won’t tell you what he say, but it sound arrogand!

Apakah kalau sudah berada di puncak kejayaan yang beremas-emas seseorang dengan mudahnya berbicara sombong? Atau apa mungkin perkataan itu sudah biasa baginya? dan malah tabu bagi saya yang orang biasa-biasa ini?

Ah! Ntah lah! Forget it!

Menunggu berjam-jam hanya membutuhkan waktu lima menit untuk bertemu. Don’t worry, aku sudah terbiasa akan hal itu. Setelah dia menuju ke pesawat, ibu itu mengajak saya menyantap makanan yang telah disediakan di ruangan tersebut

Nggak apa-apa buk?

Ya, nggak apa-apa, anggap aja jatah bapak itu

Hehe..

Tunggu apalagi. Perut saya yang saat itu memang dalam keadaan lapar langsung mengambil piring dan mengambil makanan. Kami berdua menyantap nasi goreng, bakwan, dan secangkir sari jahe hangat🙂

Ah.. kenyang…….

Well, walau awalnya sedikit annoying, tapi semuanya ditutup dengan ending yang cukup memuaskan. Yeah, hidup memang nggak bisa ditebak!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: