Online News, The Popular Mass Media for The Future

image

Anyway, jika kamu sangat familiar dengan social network, ngga ada salahnya kamu menambah pengetahuan kamu tentang berita online. Sadar atau tidak keberadaan media ini cukup mempengaruhi mass media (media massa) kontemporer seperti printed media (media cetak), radio, atau televisi. Berikut informasi tentang berita online yang saya kutip dari The Complete Ideal’s Guides Journalism karangan Christopher K. Passante.

Internet mulai meraih momentum pada pertengahan 1990-an. Namun saat itu internet belum mempengaruhi outlet media kontemporer. Penulis yang paling jelek atau orang yang suka video game diberi tugas untuk mem-posting edisi online dari beberapa berita yang muncul dari media kontemporer tersebut. Atau ada orang yang khusus dipekerjakan untuk mengurus situs online. Pada saat itu posting ke web adalah tugas ringan tetapi tidak selalu bisa dilakukan oleh orang yang ‘buta’ internet.
Tak lama kemudian, muncul kaidah baru, kasus baru, dan cara baru untuk memantau dan mengedit berita secara berbeda, dan banyak kantor berita mulai memikirkan persoalan ini.

Medium nonkontemporer seperti Yahoo! berkembang dengan pesat dan mulai memuat berita-berita setiap hari, menghubungkan diri dengan sumber berita yang kredibel, mendesain web page dengan banyak pernak-pernik, dan bahkan memungkinkan pembaca untuk memilih sendiri berita yang akan ditampilkan di layar komputer mereka. Tapi tak semudah itu. Dulu jurnalis takut mem-posting berita ke internet sebelum berita itu terbit di koran pada pagi hari. Pada dasarnya mereka menganggap bahwa medium lain mungkin akan mencuri berita mereka. Juga, posting online akan membuat pesaing mendapat gambaran jelas tentang berita apa yang ditulis oleh medium lainnya.

Anggapan itu segera terbantahkan oleh beberapa alasan.
(1)  Koran pesaing juga akan memposting berita lebih dahulu, mengklaim bahwa mereka memberi berita lebih dini.
(2) Publisher melihat bahwa semakin baru sebuah berita yang di posting ke situs, semakin banyak hit yang diperoleh.
(3) Dari segi iklan, postingan berita yang cepat akan menambah pundi-pundi pendapatan.
(4) Berita online tak hanya menyajikan breaking news. Ada banyak peluang untuk memposting tulisan. Ada banyak feature spesial tidak bisa dimuat di koran tetapi banyak terdapat di internet.

Kini para penguasa media mulai sadar. Audien internet ada di seluruh pelosok planet ini. Jika mereka tidak punya web site, mereka akan tergusur. Jika mereka tidak memandang internet dengan serius, mereka akan kehilangan banyak audien. Brain Dearth, Editor digital di The Desert Sun di Palm Spring, California, menyatakan bahwa ketika muncul breaking news,  makin banyak orang yang melihat layar komputer ketimbang mendengarkan radio atau menonton televisi. berita di [Word Wide] Web terus diperbarui dengan cepat.

By the way, sekedar informasi, pada tahun 2005, ada 1.452 koran harian di AS yang secara keseluruhan sirkulasinya mencapai 53 juta eksemplar. Pada tahun yang sama edisi onlinenya mencapai 54 juta orang.  In fact, studi oleh Neswpaper Association of America (NAA) menunjukkan bahwa 63 persen user koran online mengecek World Wide Web untuk mendapat berita terbaru (breaking news).
Cukup signifikan, bukan? Ngga salah kalau koran-koran besar di Amerika beberapa tahun ke depan tidak akan memproduksi versi cetak lagi. Mereka akan fokus di berita online. Nah, bagaimana dengan Indonesia? Saya rasa ke depannya pengusaha media di Indonesia juga akan melakukan hal yang sama. Terkait dengan semakin banyaknya ‘penggila’ internet di negara ini. Saya.pribadi sangat setuju. Selain menjawab perkembangan zaman, transformasi dari cetak ke online tentunya akan mengurangi penggunaan kertas dan mengurangi penebangan pohon. I Wish…🙂

Well, that’s all information from me. Semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan comment kalau kamu merasa informasi ini menambah pengetahuan kamu. At least, just say thank :p

Note:
Honestly, saya menulis tentang media online ini karena saya kangeeeeen sekali dengan kantor. Tiga minggu saya masih belum bisa bekerja. I hope i’ll well soon. Kangen kantor, kangen hunting berita😦🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: