Personifikasi dan Dipersonifikasi dalam Jurnalistik

1. Personifikasi

  • Hujan itu menari-nari di atas genting
  • Angin yang meraung di tengah malam yang gelap itu menambah ketakutan kami
  • Kata-katanya tajam seperti mata pisau
  • Ombak berkejar – kejaran, sesekali memukul karang di pantai sehingga menimbulkan suara gemuruh
  • Daun–daun nyiur melambai–lambai di tiup angin
  • Awan di langit berarak – arakan mengikuti arah angin

2. Dipersonifikasi

  • Kalau kamu menjadi perahu, aku menjadi pelabuhannya
  • Seandainya kamu bunganya, aku adalah tangkainya
  • Bila engkau bulannya, dia bintangnya
  • Anak kecil itu terpaku menanti saudaranya yang tak kunjung tiba
  • Pikiranku saat ini seperti benang kusut
  • Kuharap engkau bisa menjadi penerang bagi jalanku kelak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: