Kotak, Ngeband Tanpa Ngedrug Lebih Baik

Band asal Bandung enam tahun lalu  yang beranggotakan Tantri (vokal), Chua (gitar), Shela (bass), dan Posan (drum)  ini kembali menyambangi  kota Pekanbaru. Kotak hadir sebagai guest star  dalam suatu event sebuah  produk yang diadakan di top floor Mall SKA Pekanbaru beberapa waktu yang lalu. Simak wawancara eksklusif saya dan kru Tekad Lainnya di Hotel Ibis bersama band yang melejit lewat lagu beraksi ini.


  • Kotak sudah tiga kali manggung di Pekanbaru. Bagaimana tanggapan Kotak untuk manggung kali ini?

Pekanbaru seru, damai, terus kami pun jadi santai bawaannya, cuma tadi agak kecewa dikit karena nggak sempat cek sound, soalnya tadi nyampe disini udah jam lima sore. Tapi acaranya bagus, keren!

  • Menurut Kotak, anak-anak Kerabat Kotak di Pekanbaru gimana sih?

Positif! Sampai sekarang Kotak belum ada mendengar berita yang aneh-aneh dari Kerabat Kotak Pekanbaru, yang jelas mereka semua support sama kotak, itu bagus.

  • Mengenai lagu-lagu di album Kotak, kebanyakan terinspirasi dari mana aja sih?

Macem-macem ya, ada cerita dari temen, ada juga cerita pribadi.

  • Gimana sih cara menjaga kekompakkan di antara personel Kotak?

Kan kita udah sering ketemu, setiap hari kerjanya ngumpul, ketemu, ya jadi kompak dan terbiasa. Kompak itu terjadi kan karena terbiasa. Ada juga sih kles-kles dikit tapi itu semua dapat teratasi lah.

  • Cerita dikit dong tentang sejarah berdirinya Kotak

Kotak itu berdiri karena salah satu ajang reality show, namanya Dream Band. Itu di tahun 2004 tepatnya tanggal 27 September. Kotak itu dulu peronelnya Posan Tobing (Drum) Shela (Gitar), Ices (Bass) dan Pare (vokal). Tahun 2009 bongkar personel, akhirnya Ices sekarang masuk ke Triad The Rock. Si Pare ngelanjutin kuliah, dan akhirnya posisi Ices diganti sama Chua dan posisi vokal diganti sama Tantri.

  • Memangnya ganti personil gara-gara apa?

Gag ada apa-apa sih. Kepengen maen musiknya lebih eksplor lagi. Kalo si pare pengen ngelanjutin kuliahnya ke luar negeri.

  • Kenapa sih anak-anak Kotak milih nama kotak buat dijadiin nama band kalian?

Dulu kotak itu di tahun 2004 yang bikin nama Pare. Kan kita nanya, nama bandnya apa nih? Jadi masing-masing dari kita ngasih ide. Akhirnya terpilih namanya kotak. Karena memang bagus sih. Kotak itukan  berempat. Empat sisi yang berbeda-beda orang namun kalo dibentuk kerjasama akan berbentuk kotak.

  • Kalo band Winner tadi namanya terinspirasi dari mana?

Winner itu kan artinya pemenang, berarti setiap pemenang itu punya semangat, setiap semangat itu punya perjuangan, setiap perjuangan itu butuh strategi. Kita kepengen semangat kita itu seperti seorang pemenang.

  • Winner itu udah dipublikasikan ke media atau belum?

Winner udah keluar album, ya baru satu setengah bulan. Tapi udah luamayan. Puji Tuhan Winner muter-muter manggung juga udah, maen-maen di dahsyat dan di inbox juga udah, sekarang di chart radio juga udah bagus. Termasuk cepatlah  perkembangannya.

  • Kembali ke Kotak, Kotak sekarang udah album yang keberapa ya?

Sekarang ini udah album kedua, tapi lagi proses album ke tiga. Ya, mudah-mudahan bulan depan album ke tiga udah bisa dinikmatin sama kerabat kotak seluruh Indonesia.

  • Kasih bocoran dikit dong, kira-kira judul albumnya apa ya?

Belum ada, dan emang bukan dirahasiin, tapi memang belum ada.

  • Menurut pandangan anak-anak Kotak sendiri, Kotak itu udah maju atau belum?

Termasuk maju pesat. Karena kotak itu terbentuk tahun 2004 sekarang udah 2010, sedangkan kotak itu terasa di mata masyarakat baru di tahun 2009. Hal tersebut termasuk maju pesat karena empat tahun itu hanya jalan di tempat.

  • Bagaimana tanggapan anak-anak Kotak terhadap band yang di cap sebagai plagiat?

Sebenarnya nada dasar itu kan ada tujuh. do re mi fa so la si do. Jadi dari tujuh nada itu bisa diaransemen sampai suatu ketika bisa jadi mirip dengan lagu-lagu lain. Jadi harus diliat-liat dulu apa bener-bener malagiatin banget atau hanya sekedar mirip. Kalo yang buat plagiat banget itu hak mereka lah. Ya, kalo misalnya bermusik ya emang bener-bener harus orisinil.

  • Kasih tips dong buat anak-anak band Pekanbaru supaya bisa menjadi band bertaraf nasional seperti Kotak sekarang!

Bermusik itu harus jujur, jangan mau menjadi followers. Bikin sesuatu yang baru, inovasi terbaru. Selain itu berkaryalah menurut selera masing-masing, jadi diri sendiri, terus yang paling penting lagi maen musik tanpa drugs dan alkohol itu lebih bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: